Indonesia

Gunung Api Kerinci Erupsi Dengan Durasi Sekitar Satu Jam

Kabari99-Kolom abu Gunung api Kerinci teramati berwarna kelabu hingga coklat. Dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan tenggara pada pagi ini, Sabtu (4/2/2023).

Sementara kondisi erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 2 mm dan durasi sementara ini ± 1 jam 40 menit.

Mengutip dari berita Antara dari keterangan resmi tertulis yang diterima di Padang Aro, Pos Pengamatan Gunungapi Kerinci (PGA Kerinci) juga melaporkan bahwa gunung dengan ketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut (m dpl) ini juga mengalami erupsi dalam durasi sekitar 4 menit pada Jumat (3/2/2023).

Gunung erupsi terjadi pukul 02.30 WIB namun tinggi kolom abu tidak teramati.

Baca juga: 7 Cara Mudah Cepat Turunkan Berat Badan

Kekinian, pada Sabtu, seismik terekam gempa tremor menerus dengan amplitudo 0,5-2 mm dominan 1 mm dan masih berlangsung hingga kini.

Dalam erupsi saat ini, Pos Pengamatan Gunungapi Kerinci melaporkan gunung yang berada di perbatasan Jambi dan Sumatera Barat ini.

Alami Erupsi Dengan Durasi 1 Jam 40 Menit

Gunung tersebut mengalami erupsi dengan durasi sementara lebih kurang 1 jam 40 menit, sementara arah abu condong ke timur dan tenggara.

 

 

Pos Pengamatan Gunungapi Kerinci menyebutkan erupsi yang terjadi pukul 06.46 WIB tadi pagi menghasilkan kolom abu dengan tinggi teramati ± 200 m di atas puncak atau ± 4.005 m dpl.

Mengingat aktivitas vulkanik yang masih fluktuatif dan status gunung masih berada pada Level II (Waspada).

PGA Kerinci mengimbau agar masyarakat di sekitar gunung dan pengunjung atau wisatawan tidak mendaki kawah yang ada di puncak gunung dalam radius 3 km dari kawah aktif (petugas melarang masyarakat beraktivitas di dalam radius bahaya/KRB III).

Sementara jalur penerbangan masih harus menghindari sekitar Gunungapi Kerinci. Karena sewaktu-waktu masih memiliki potensi letusan abu dengan ketinggian yang dapat mengganggu jalur penerbangan.

Aktivitas vulkanik gunung yang meningkat, jalur pendakian gunung dengan ketinggian 3.805 m dpl masih belum dibuka hingga kini.

Baca juga: Sidang Pertama Kasus Narkoba Irjen Teddy Minahasa

Jalur Pendakian Gunung Kerinci Belum Buka

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Kerinci Seblat wilayah I, Nur Hamidi mengatakan bahwa sejak tutup pada 19 Oktober 2022, jalur pendakian Gunung Kerinci baik via Kersik Tuo, Kerinci, maupun Bangun Rejo, Solok Selatan masih belum buka kembali.

“Kami masih menunggu rekomendasi PGA Kerinci untuk pembukaan jalur,” jelasnya.

Pemkab Solok Selatan akan melakukan peningkatan aktivitas gunung yang berada di kawasan TNKS ini juga menunda rencana survei ulang jalur pendakian.

“Survei kami tunda dulu sambil menunggu rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG),” jelas Bupati Solok Selatan, Khairunas.

 

Kabari99-Aliya-Yogyakarta

last post

Back to top button