Indonesia

Bukan Koruptor, KPK Blokir Rekening BCA Pedagang Burung

Kabari99-Rekening pedagang burung di Pamekasan, Madura, bernama Ilham Wahyudi sempat terblokir. Usut punya usut, rekening pedagang burung itu diblokir atas perintah KPK.

Ilham Wahyudi mengaku heran rekeningnya sempat terblokir. Pasalnya, ia tidak pernah terlibat kasus korupsi. Isi saldo rekeningnya pun han ya Rp 2 juta.

“Saldo milik saya hingga saat ini hanya dua juta lebih,” cerita Ilham mengutip dari detikJatim, Kamis (26/1).

Pihak BCA mengeluarkan surat tertanggal 16 Januari 2023 disebutkan: Berdasarkan permintaan dari KPK sebagaimana yang dimaksud dalam surat R/35/DAK.01.00/20-23/01/2023, tanggal 11 Januari 2023 perihal pembukaan blokir rekening atas nama Ilham Wahyudi pada tanggal 13 Januari 2023//.

Ilham menegaskan tak pernah melakukan hal-hal aneh, apalagi melanggar hukum. Dia juga tak pernah menerima proyek dengan nominal besar.

“Saya nggak pernah dapat proyek apa pun,” kata Ilham.

Baca juga: Kepolisian Yerusalem Tangkap Puluhan Orang Pasca Penembakan

Diblokir karena Nama Sama dengan Tersangka KPK

KPK lalu buka suara soal perkara tersebut. KPK memastikan ada kekeliruan dari pihak bank hingga terjadinya salah blokir tersebut.

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan sedianya KPK memblokir rekening milik para tersangka di kasus suap dana hibah Pemprov Jawa Timur. Rupanya nama dan tempat tanggal lahir pedagang burung Ilham Wahyudi sama dengan nama salah satu tersangka KPK di kasus tersebut.

 

 

“Informasi yang kami peroleh, nama dan tanggal lahir yang bersangkutan kebetulan sama dengan nama tersangka KPK yang diajukan permintaan pemblokiran. Data pembedanya ada pada alamatnya,” kata Ali mengutip detik.com, Jumat (27/1).

KPK menyatakan setiap pemblokiran rekening telah sesuai prosedur. KPK pun sudah mengirimkan secara lengkap data yang akan mendapat pemblokiran.

“Sebagai pemahaman bersama, setiap permintaan pemblokiran oleh KPK, kami pastikan karena ada kebutuhan penyidikan. Dan KPK lakukan sebagaimana prosedur hukum berlaku, termasuk data lengkap pihak yg dimintakan blokir,” kata Ali.

Baca juga: Pemain Persis Solo Diduga Pukuli Pelaku Pelemparan Batu

Rekening Pedagang Burung Tak Pernah Masuk Rencana Pemblokiran KPK

Ali menegaskan KPK tidak pernah meminta memblokir rekening milik pedagang burung Ilham Wahyudi. Rekening milik pedagang burung itu tidak pernah masuk rencana pemblokiran KPK.

“Pihak yang disebut sebagaimana pemberitaan bukanlah pihak yang dimintakan untuk dilakukan pemblokiran rekening bank oleh KPK. Namun memang nama dan tanggal lahir sama dengan salah satu tersangka KPK dimaksud,” kata ALI.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron memastikan akan segera mencabut pemblokiran rekening milik Ilham Wahyudi.

“Dalam waktu segera bank akan mengkoreksi dengan membuka blokir bank dimaksud dan memblokir rekening bank yang benar,” kata Ghufron.

KPK sedianya memerintahkan untuk memblokir rekening milik salah satu tersangka di kasus suap dana hibah Pemprov Jawa Timur (Jatim). Namun, pihak bank justru memblokir rekening pedagang burung di Pamekasan usai adanya kemiripan nama.

“Prosedur KPK dalam memblokir adalah berbasis nama tanggal lahir dan alamat, KPK tidak menentukan karena memang tidak memiliki data nomor rekening perbankan. Hal tersebut sepenuhnya data pada pihak perbankan,” ujar Ghufron.

“Dalam kasus ini ternyata nama dan tanggal lahir pihak yang kami minta untuk diblokir relatif sama sehingga rekening bank yang terblokir oleh pihak bank adalah rekening orang yang salah/tidak tepat,” tambahnya.

BCA Akui Keliru Salah Blokir

Bank BCA angkat bicara soal pemblokiran rekening milik pedagang burung di Madura, Ilham Wahyudi, yang sempat diblokir. Pihak BCA mengakui ada kekeliruan hingga salah melakukan pemblokiran.

“Terkait pemberitaan mengenai pemblokiran rekening atas nama Ilham Wahyudi atas permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, dapat kami sampaikan bahwa terdapat kekeliruan dalam pemblokiran rekening,” kata EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F Haryn, dalam keterangan kepada detikcom, Jumat (27/1/2023).

Hera mengatakan kekeliruan yang dilakukan pihaknya usai adanya kemiripan nama antara pedagang burung Ilham Wahyudi dan salah satu nama tersangka di kasus korupsi dana hibah Pemprov Jawa Timur.

“Adanya kesamaan nama dan tanggal lahir antara nasabah yang ada dalam pemberitaan dengan Ilham Wahyudi yang dimaksud dalam surat pemblokiran dari KPK,” katanya.

Pihak BCA pun menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan tersebut. Hera mengatakan pemblokiran rekening milik pedagang burung Ilham Wahyudi juga telah dicabut.

“Saat ini pemblokiran rekening atas nama Ilham Wahyudi yang disebutkan dalam pemberitaan telah dibuka kembali. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” tutur Hera.

 

Kabar99-Aliya-Yogyakarta

last post

Back to top button