International newsWorld

Kepolisian Yerusalem Tangkap Puluhan Orang Pasca Penembakan

Kabari99-Kepolisian Israel menangkap puluhan orang setelah penembakan mematikan di Yerusalem Israel.

Melansir AFP, Sabtu (28/1/2023), Kepolisian Israel mengidentifikasi pelaku penembakan sebagai pria berusia 21 tahun yang berasal dari Yerusalem Timur.

Tidak ada indikasi yang menunjukkan pelaku pernah terlibat dalam aktivitas militan atau pernah menjadi anggota kelompok bersenjata Palestina.

Dalam pernyataan terbaru, Kepolisian Israel mengumumkan pihaknya telah menangkap ’42 orang untuk memberikan keterangan’ semalam.

“Beberapa dari mereka merupakan anggota keluarga teroris,” sebut Kepolisian Israel dalam pernyataannya.

Beberapa orang lainnya merupakan warga yang tinggal di lingkungan sekitar rumah pelaku.

Secara terpisah, Kepolisian Israel menyatakan pasukannya telah berada pada ‘tingkat siaga tertinggi’ setelah serangan terjadi di area Neve Yaakov, Yerusalem Timur tersebut.

Baca juga: 6 Mantan Anak Buah Sambo Jalani Sidang Tuntutan Kasus Rusak CCTV

Awal Mula Penembakan di Yerusalem

Tujuh orang mati dan tiga orang lainnya terluka dalam penembakan di sebuah sinagoge di lingkungan Neve Yaakov, Yerusalem, Jumat (27/1/2023) waktu setempat. Polisi mengatakan, pihaknya melakukan penembakan terhadap terduga pelaku yang merupakan warga Yerusalem Timur saat hendak melarikan diri.

“Pelaku tiba dengan mobil pada pukul 20.13 di sinagoge di lingkungan Yerusalem Timur dan menembaki orang-orang di luar sinagoge dan orang yang lewat lainnya,” kata pernyataan polisi, seperti mengutip Times of Israel, Sabtu (28/1/2023).

“Dia diyakini telah menunggu di luar sinagoge sampai doa Shabbat berakhir, kemudian menembaki jamaah saat mereka berjalan keluar,” tambah pernyataan tersebut.

 

 

Pelaku penembakan melarikan diri dari tempat kejadian dengan mobil menuju lingkungan Palestina di Beit Hanina, beberapa ratus meter dari lokasi kejadian. Selang lima menit, ia bertemu petugas yang bertugas di lokasi kejadian.

Polisi mengatakan, pihaknya menembak saat pelaku keluar dari mobil dan menembaki petugas ketika mencoba melarikan diri dengan berjalan kaki. Pistol yang digunakan dalam menyerang juga telah disita.

Korban Pertama Adalah Seorang Wanita Tua

Menurut Channel 12, pelaku pertama kali menembak seorang wanita tua di jalan, kemudian bertemu seorang pengendara sepeda motor dan menembaknya. Sebelum tiba di sinagoge Ateret Avraham, ia melepaskan tembakan ke arah orang-orang di luar.

Badan Keamanan Israel, Shin Bet mengidentifikasi terduga pelaku tersebut adalah Alqam Khayri (21 tahun). Ia warga Yerusalem Timur yang sebelumnya tidak pernah melakukan pelanggaran terkait teror.

Lima korban tewas di tempat kejadian. Sementara dua korban lainnya meninggal di rumah sakit di Yerusalem.

Kepolisian mengatakan mereka yang tewas adalah lima pria, berusia 20, 25, 30, 50, dan 60, dan dua wanita, berusia 60 dan 70 tahun. Polisi tidak segera menyebutkan nama nama korban. Korban luka termasuk seorang anak laki-laki berusia 15 tahun dalam kondisi sedang hingga serius, seorang pria berusia 24 tahun dalam kondisi sedang, dan seorang wanita 60 tahun, juga dalam kondisi sedang.

Komisaris polisi Kobi Shabtai mengatakan serangan itu adalah salah satu yang terburuk yang pernah terjadi di Israel selama bertahun-tahun. “Pelaku menembak semua orang yang ditemuinya. Dia keluar dari mobil dan mulai mengamuk dengan pistol,” kata Shabtai.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berbicara setelah mengunjungi tempat kejadian, menyebut serangan itu salah satu yang paling parah selama bertahun-tahun.

“Hati kami bersama keluarga. Saya memuji petugas polisi yang mengambil tindakan begitu cepat,” kata Netanyahu. “Kita harus bertindak dengan tekad dan ketenangan. Saya meminta orang-orang tidak mengambil hukum sendiri.” ujarnya.

Ia mengatakan, kabinet akan bersidang pada Sabtu. “Kami telah memutuskan beberapa langkah segera yang akan dimulai malam ini,” imbuhnya.

Kabari99-Aliya-Yogyakarta

last post

Back to top button