
Kabari99-Puluhan kendaraan mengalami mogok di Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat ngalami mogok pada Selasa 03 Januari 2023.
Setelah tau penyebabnya, ternyata sebelum kendaraan tersebut mogok, mereka mengisi bahan bakar jenis Pertalite di sebuah SPBU di daerah tersebut. Mereka mengisi Pertalite di di Desa Aman Sari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.
Para warga yang kendaraannya mogok pun mendokumentasikan kejadian tersebut dan membuatnya viral di media sosial. Ternyata BBM dari SPBU tersebut telah bercampur dengan air. Setelah adanya informasi tersebut PT Pertamina (Persero) pun langsung bertindak.
SPBU Tersebut Langsung Ditutup Sementara
Area Manager Communication, Relation & CSR Regional Jawa Bagian Barat Pertamina Patra Niaga, Eko Kristiawan menyampaikan permohonan maafnya atas ketidaknyamanan yang terjadi pada 05 Januari 2023.
Ia menjelaskan, persoalan mulanya setelah seorang pengendara sepeda motor datang ke SPBU menyampaikan keluhan karena mesin motornya tidak bisa menyala usai isi Pertalite. Konsumen itu menguji kondisi motornya dengan mengambil sampel BBM yang masuk ke tangki motor dan ternyata bercampur dengan air.
Eko bilang, kondisi yang dialami para pengendara tersebut dibenarkan oleh mekanik dari pihak SPBU untuk melakukan pengecekan. Setelah dilakukan pengecekan, tangki timbun penyimpanan BBM diduga terkena rembesan air hujan.
Meski demikian, ia memastikan, tangki timbun tersebut sudah steril, serta telah diperiksa ulang dan dikeringkan dari sisa air. Pihak SPBU telah memberikan kompensasi kepada konsumen yang mengisi BBM Pertalite pada tenggang waktu tersebut .
Baca juga: 10 Rekomendasi Wisata Antimainstream di Yogyakarta
Eko pun menyarankan masyarakat dapat ke SPBU terdekat lainnya untuk mendapatkan layanan pengisian BBM.
“Pengelola SPBU telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dari Polsek Rengasdengklok. Saat ini SPBU berhenti beroperasi untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya mengutip dari tribunnews.com.
Penyebab Adanya Kandungan Air Dalam Pertalite
Setelah adanya komplain dari para pengendara, pihak SPBU langsung melakukan pengecekan dan memastikan kondisi penyimpanan pertalite. Saat itu juga, langsung melakukan sterilisasi, penyedotan, sampai air yang merembes ke tangki mengering.
“Sore itu pas kejadian langsung kita bereskan. Terus BBM yang tersisa juga sudah aman. Tadi juga sudah kita tes dengan mengisi motor-motor karyawan, saya coba, sudah aman semua,” ujarnya mengutip dari tribunnews.com.
Ia juga memastikan urusan dengan konsumen sudah selesai termasuk soal ganti rugi. Dia memastikan insiden itu musibah akibat hujan turun yang beberapa hari terakhir terjadi.
Kabari99-Aliya-Yogyakarta