International news

Rusia Akan Meningkatkan Serangan Militer ke Ukraina

Kabari99– Pihak Lyiv menyampaikan prediksinya bahwa Rusia akan meningkatkan eskalasi perangnya dengan Ukraina pada Kamis lalu kepada jaringan berita Prancis. Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov mengatakan pihaknya yakin akan ada serangan militer skala besar-besaran dari Rusia pada 24 Februari nanti. Ini menandai satu tahun serangan Moskow ke Ukraina.

“Kami pikir, mengingat mereka (Rusia) hidup dalam simbolisme, mereka akan mencoba mencoba sesuatu sekitar 24 Februari,” kata Reznikov mengutip CNBC International, Jumat (3/2/2023).

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Kamis pun mengisyaratkan bahwa negaranya memiliki rencana untuk membayangi kegiatan yang akan diadakan kelompok pro-Ukraina di seluruh dunia. Ini untuk menandai ulang tahun pertama perang.

Ia menegaskan bahwa Rusia akan melakukan hal tersebut secara diplomat dan bukan militer. “Rusia sedang mengerjakan sesuatu untuk memastikan peristiwa yang dipimpin Barat bukan satu-satunya yang mendapatkan perhatian dunia,” paparnya.

Baca juga: Istri AKBP Arif, Tak Sangka Sambo Hancurkan Karir Suaminya

Rusia Melakukan Pelanggaran Karna Menyerang Infrastruktur Sipil

Rusia akhir-akhir ini seringkali meluncurkan serangan rudal skala besar ke wilayah Ukraina. Serangan tersebut fokus pada instalasi energi, yang menurut Kyiv merupakan sebuah pelanggaran besar lantaran menganggapnya serangan pada infrastruktur sipil.

Tak hanya infrastruktur energi, Rusia juga beberapa kali menghantam hunian penduduk. Terbaru, serangan roket menghantam bangunan tempat tinggal di Kramatorsk, Ukraina Timur.

Perang Rusia-Ukraina mulai saat pasukan Moskow menyerang Ukraina pada 24 Februari 2022 lalu. Presiden Negeri Beruang Putih, Vladimir Putin, beralasan bahwa serangan ini berlatar belakangniatan Kyiv untuk bergabung dengan NATO, yang menjadi salah satu ancaman bagi negaranya.

Selain itu, Putin berniat untuk mengambil wilayah Donetsk dan Luhansk yang sebelumnya Ukraina kendalikan dan juga mempertahankan wilayah Krimea yang telah anekasasi sejak 2014. Ini untuk membebaskan masyarakat etnis Rusia yang disebutnya mengalami persekusi dari kelompok ultra nasionalis Ukraina.

Baca juga: Resep Membuat Coklat Ganache Yang Mudah dan Enak

Sementara itu, dalam kemunculan terbarunya kemarin, Putin memberikan peringatan baru ke negara-negara Barat. Ia dengan tegas mengancam mereka yang “membahayakan” Rusia dan menyerang secara khusus Jerman karena menyetujui tank tempur untuk Ukraina.

“Perang modern dengan Rusia akan sangat berbeda,” tambahnya lagi memberi peringatan.

 

Kabari99-Aliya-Yogyakarta

last post

Back to top button