Lifestyle

Mau Beli Rumah? Jangan Sampai Menyesal, Ikuti Tips Ini!

Kabari99-Proses mencari hunian bagi mereka yang baru pertama kali membeli rumah alias first time buyer bisa memakan waktu yang panjang. Dewasa ini, harga rumah memang tinggi. Mencari  yang sesuai bujet adalah pekerjaan yang enggak mudah.

Para first time buyer sering kali urung mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) akibat rumor sulitnya proses yang harus dilalui. Padahal membeli rumah pertama bukan hal yang mustahil untuk diwujudkan, apalagi kalau mengetahui tipsnya.

Jadi sebelum membeli rumah pertama, ada baiknya memahami seluk-beluk sistem KPR. Dengan mengetahui seluk-beluknya, semua yang diperlukan untuk mengajukan aplikasi KPR bisa disiapkan dengan matang.

Baca juga: Sri Mulyani: Penghianatan Terhadap Pejabat Pajak Yang Jujur

Nah, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan saat Anda akan membeli rumah pertama dengan sistem KPR.

Bersihkan Rekam Jejak Kredit

Rekam jejak kredit pasti akan ditelusuri oleh pihak bank saat Anda mengajukan aplikasi KPR. Jadi langkah penting yang harus dilakukan sebelum mengajukan aplikasi KPR, yaitu menjaga pola pembayaran semua tagihan.

Tips penting adalah dua tahun sebelum aplikasi pengajuan KPR diterima bank.

Jaga Alur Rekening

Hindari terlalu sering memindahkan uang antarrekening, karena pihak bank akan mempertanyakan hal tersebut. Meskipun bukan isu besar, tetapi bisa menjadi salah satu bahan pertimbangan akhir pengajuan Anda.Jadi apabila beberapa tahun ke depan Anda berencana membeli rumah dengan sistem KPR, sebaiknya jaga alur rekening dari sekarang.

Pertimbangkan Besaran Uang Muka

Bank Indonesia (BI) saat ini sudah memberi kewenangan kepada pihak bank dalam menentukan besar uang muka alias down payment (DP). Jika mempunyai dana lebih, maka enggak ada salahnya untuk memaksimalkan DP. DP maksimal bisa memperkecil jumlah angsuran setiap bulannya. Dengan begini akan lebih ringan ke depannya, bukan?

Rekam Jejak dalam Karir

Ingat, konsistensi dalam rekam jejak karir juga mempengaruhi penilaian saat mengajukan KPR. Nah, untuk memperbesar peluang pengajuan KPR diterima, setidaknya Anda sudah bekerja selama dua tahun di satu perusahaan. Sering berpindah kerja dengan status karyawan yang tidak menentu bisa memperkecil peluang tersebut.

Kenali Kondisi Keuangan

Sebelum benar-benar mengajukan KPR, coba diskusikan terlebih dahulu dengan pihak bank. Hitung dengan seksama berapa besaran DP dan cicilan per bulan yang harus kamu bayar. Lalu jangan lupakan sojang tenor atau jangka waktu pelunasan kredit, karena ini juga akan mempengaruhi jumlah angsuran.

Sisihkan Sebagian Biaya

Ingat, bukan hanya dana untuk DP dan angsuran yang perlu Anda pikirkan. Selain itu, siapkan juga dana untuk membeli isi rumah. Anda tidak mungkin menjalani kehidupan dengan baik di rumah yang kosong, kan? Pasalnya kebutuhan tidak akan terpenuhi. Prioritaskan untuk membeli isi rumah yang sangat diperlukan, akan lebih baik apabila dibuat list-nya.

Survei Lingkungan

Sudah mencari hunian secara online, lalu menemukan pilihan yang klik? Maka langkah selanjutnya adalah survei. Saat melakukan survei berarti Anda harus turun langsung ke lapangan untuk mengamati dan mempelajari lingkungan rumah. Perhatikan seperti apa tempat tinggal Anda, tetangga, dan sebagainya agar mudah beradaptasi ke depannya.

Sesuai Kebutuhan

Siapa sih yang tidak ingin tinggal di rumah yang besar dan bagus? Ini adalah impian setiap orang. Namun saat membeli rumah pertama dengan sistem KPR tentu akan lebih bijaksana apabila memilih yang sesuai kebutuhan. Ingat, rumah besar dan bagus bukan berarti lebih baik. Jadi, jangan terpaku dengan kategori in

Sumber: Rumah123.com

 

Kabari99-Auliya-Yogyakarta

last post

Back to top button