HealthJava news

Wisma Atlet Akan Diberhentikan Oprasionalnya Pada 31 Desember

Wisma Atlet Masih Buka Satu Tower Untuk Antisipasi

 

Kabari99-Wisma Atlet Kemayoran akhirnya diberhentikan sebagai Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) oleh Pemerintah. Hal ini dikarenakan menurunnya jumlah kasus COVID-19 di Indonesia dalam beberapa waktu lalu.

Penghentian oprasional Wisma Atlet ini tertuang dalam surat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Surat tersebut ditandatangani oleh Letjen TNI Suharyanto, dengan nomor Surat: B-404.N/KA BNPB PD.01.02/04/2022.

 

Berikut petikan surat tersebut:

Sehubungan dengan menurunnya kasus Covid-19 di wilayah Indonesia dan mempertimbangkan jumlah keterisian kamar khususnya Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC);

Wisma Atlit Kemayoran yang secara signifikan berkurang jumlah pasien atau jumlah yang dikarantina sampai dengan akhir November 2022.

maka berkaitan tersebut dan juga mempertimbangkan surat Kepala BNPB Nomor : B-80/KA BNPB/PD.01.02/04/2022 tanggal 18 April 2022 tentang Penghentian Tempat Karantina/isolasi Dukungan Satelit Wisma Atlit.

 

bersama ini kami sampaikan bahwa untuk operasional RSDC Wisma Atlit Kemayoran juga akan dihentikan operasionalnya per tanggal 31 Desember 2022.

Baca Juga: Satu Juta Kasus Covid di Cina, 5000 Orang Meninggal Setiap Hari

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sinyal akan menghentikan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada tahun depan, seiring dengan semakin landainya penyebaran kasus covid-19.

 

“Kemarin kasus harian kita di 1200, dan mungkin nanti akhir tahun kita akan menyatakan berhenti psbb dan ppkm kita,”

 

ungkap Jokowi dalam acara Outlook Perekonomian Indonesia Tahun 2023, di Ball Room Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (21/12/2022).

 

Baca juga: TRANSABLE: Orang yang Memilih Menjadi Disabilitas

 

Tambahan kasus di Indonesia dalam sepekan terakhir (14-20 Desember) mencapai 9.571, turun drastis dibandingkan pekan sebelumnya yang masih mencapai 26.496.

Masih Ada Satu Tower Yang Dioprasikan

Namun Jubir Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito mengatakan masih ada satu tower yang dioprasikan. Hal ini juga dikarenakan berkurangnya jumlah pasien yang ada di Wisma Atlet itu Sendiri.

“Sejalan dengan melandainya kasus COVID, ada penyesuaian jumlah fasilitas secara bertahap di tahun 2022 ini. Satgas COVID masih memfungsikan 1 tower RSDC dengan kapasitas 1.651 bed untuk kesiagaan dalam penanganan COVID ke depan,” jelas Wiku dikutip dari kumparan.com.

Maka dari itu, pemerintah dan kita sebagai masyarakat harus tetap berkerjasama untuk tetap terhindar dari COVID-19 dan bersama sama mengatasi pandemi yang tak kunjung usai ini dengan mengitu protokol yang telah ditetapkan.

 

Kabari99-Yogyakarta

last post

read more
Close
Back to top button