HealthIndonesia

Tambah 1.451 Kasus Positif COVID-19 RI, Pasien Sembuh 2.806

Pemerintah Menyatakan Terdapat 1.451 Kasus Positif Corona Baru

Sempat lama tak terdengar, kini kasus Corona atau COVID-19 di Indonesia kembali bertambah hari ini. Pemerintah menyatakan terdapat 1.451 kasus positif Corona baru yang terdata di Indonesia selama 24 jam terakhir.

Data perkembangan penyebaran COVID-19 ini dipublikasi di humas BNPB, pada Jumat (16/12/2022). Data ini diperbarui setiap hari pada pukul 12.00 WIB.

Dengan tambahan tersebut, jumlah total kasus COVID-19 yang ditemukan di Indonesia sejak Maret 2020 hingga hari ini menjadi 6.707.504 kasus. Dari jumlah tersebut, 32.042 masih positif Corona atau kasus aktif.

Jumlah kasus aktif tersebut turun 1.382 dibanding kemarin. Selain itu, ada 2.806 orang di Indonesia yang sembuh dari COVID-19. Jumlah total yang telah sembuh dari Corona sebanyak 6.515.100 orang.

Baca juga: TRANSABLE: Orang yang Memilih Menjadi Disabilitas

Dilansir darin detiknews.com Satgas COVID-19 juga melaporkan ada 27 orang pasien positif Corona yang meninggal dunia. Dengan demikian, jumlah total pasien positif COVID-19 yang meninggal sebanyak 160.362 orang.

Pemerintah terus mengimbau warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19, dengan mengenakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir, serta menjaga jarak.Program vaksinasi COVID-19 juga tengah digencarkan agar terciptanya herd immunity.

Pemerintah juga telah menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1. Warga diminta menaati aturan yang diberlakukan selama PPKM agar pandemi virus Corona cepat teratasi.

Sering dianggap telah selesai dan sudah baik baik saja, ternyata corona masihlah menjadi sebuah ancaman bagi kita semua. Bahkan, belum lama ini, di negara China muncul varian jenis baru bernama BF.7.

Varian jenis ini memiliki kemampuan infeksi terkuat dari subvarian Omicron. Penularannya lebih cepat daripada varian lainnya.

BF.7 juga memiliki masa inkubasi lebih pendek, dan dengan kemampuan lebih besar untuk menginfeksi orang yang pernah terinfeksi sebelumnya. bahkan, orang yang telah di vaksinasi masih berpotensi tertular varian baru tersebut.

Maka dari itu, pemerintah dan kita sebagai masyarakat harus tetap berkerjasama untuk tetap terhindar dari COVID-19 dan bersama sama mengatasi pandemi yang tak kunjung usai ini dengan mengitu protokol yang telah ditetapkan.

last post

Back to top button