Polisi Lepaskan 13 Orang Yang Ditahan Saat Kerusuhan Wamena
Kabari99-Kepolisian Daerah Papua memulangkan 13 orang yang sempat ditahan dalam kasus kerusuhan. Terjadi di Wamena pada Kamis, 23 Februari 2023 lalu.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan 13 orang yang diduga sebagai pemicu kerusuhan dipulangkan sebagai bagian penerapan restorative justice.” kata Kombes Benny mengutip dari tempo.co, Selasa, 28 Februari 2023.
Benny Prabowo menduga 4 dari 13 orang yang ditahan tersebut sebagai dalang kerusuhan. Adapun Kepala Bidang Propam Polda Papua saat ini tengah menyelidiki anggota polisi .Apakah menyalahi prosedur dalam kematian 12 warga sipil dalam kerusuhan. Menurut laporan korban tewas sebelumnya 10 orang.
Baca juga: Tottenham dan Formula Satu Menjalin Kerja Sama
“Benar mereka warga sipil, namun mereka melakukan penyerangan terhadap aparat keamanan menggunakan panah dan batu sehingga membahayakan keselamatan jiwa petugas maupun masyarakat lainnya di sekitar,” tutur Benny.
10 Orang Meninggal Dalam Kerusuhan di Wamena
Sebelumnya, Kepolisian Daerah Papua mengatakan 10 orang meninggal dalam kerusuhan di Kota Wamena. Rumor penculikan anak yang beredar menjadi pemicu munculnya sikap anarkis dari massa.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan dua orang meninggal merupakan warga yang menjadi korban massa anarkis. Sementara delapan korban jiwa merupakan perusuh yang mendapat tindakan tegas dari TNI-Polri saat kerusuhan berlangsung.
Baca juga: Indonesia-Singapura Tingkatkan Kerjasama Militer
“Yang delapan itu yang massa perusuhnya yang dilakukan tindakan tegas oleh TNI-Polri. Mereka ditindak karena menyerang petugas walau sudah diberi tembakan peringatan ke udara,” kata Kombes Benny saat dihubungi, Jumat, 24 Februari 2023.
Selain korban meninggal dunia, terdapat juga korban luka yang mendapat perawatan di rumah sakit. Sebelumnya terdapat sembilan korban yang mengalami luka ringan, tetapi sudah pulang. Adapun satu anggota Polri menderita luka berat karena terkena panah. Selain itu, ada 15 anggota luka ringan karena terkena lemparan batu.
Baca juga: Fakta Terbaru Kasus Mutilasi Model Hongkong,Tubuhnya Dijadikan Sup?
“Semuanya dapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Wamena karena cuma satu rumah sakit di situ,” kata Benny.
Kabari99-Auliya-Yogyakarta